Tampilkan postingan dengan label berita medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita medan. Tampilkan semua postingan

Mahasiswa Medan Dituntut Pidana Mati Kasus Sabu 35KG


SITUS GIAT4D - Amiruddin adalah seorang mahasiswa di salah satu universitas di medan, Pada persidangan pertama Amiruddin mengaku menyesal di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Sayuti. Dalam nota pembelaan yang ia baca sendiri di ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan, Rabu (14/11/2018), pemuda asal Aceh ini memohon majelis hakim memberikan hukuman lebih ringan dari tuntutan jaksa yang hendak menyematkan hukuman mati.

Pasalnya Amiruddin yang masih berstatus mahasiswa dalam pledoinya mencoba mengalihkan majelis hakim lantaran merasa dirinya bukan aktor utama dibalik rencana peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 35 Kilogram dan Ekstasi sebanyak 70.000 butir di Kota Medan.

"Saya tidak sependapat dengan Penuntut umum. Berdasarkan keterangan saksi-saksi disebutkan barang bukti tersebut adalah kepunyaan orang lain, saya sebatas hanya menerima atau menjeput mobil yang ternyata terdapat barang tersebut,"ucapnya di kursi pesakitan.

"Saya mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya saya. Sebagai terdakwa, semoga majelis hakim memberikan keringanan hukuman kepada saya,"  sambungnya membaca secarik kertas yang ia siapkan sebelumnya dibalik jeruji sel Rutan Klas IA Tanjunggusta. TOGEL

Usai pembacaan Pledoi, Hukum Sayuti langsung menanyakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juliana Tarihoran terkait tanggapannya terhadap pembelaan terdakwa.

"Bagaimana penuntut terhadap pembelaan terdakwa,"tanya Hakim Sayuti.

"Kami tetap pada tuntutan Yahng Mulia,"Jawab Juliana.

Mendengar sikap JPU yang tetap pada tuntutannya, Majelis hakim pun menutup sidang satu pekan kedepan sembari mengingatkan Amirruddin untuk menjaga kesehatannya mengikuti sisa-sisa persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juliana Tarihoran yang ditemui Giat4d mengatakan bahwa dalam perkara tersebut, dirinya menggantikan sementara JPU Sarjani Sianturi dalam sidang beragendakan pembelaan tersebut.

Saya hanya mengantikan Bu Sarjani ya. Kemarin si Amiruddin ini dituntut mati," ucapnya sembari berlalu menuju ruang sidang lain.

Terkait pembelaannya tadi, Penasihat hukum terdakwa yakni Laia Faomasi mengatakan bahwa kliennya masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Medan. Kliennya tersebut berkuliah di salah satu universitas di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.

"Kemarin pas ditangkap, dia ini masih berkuliah kalau tidak salah di daerah sekitaran Jalan Gatot Subroto Medan ini. Pas ditangkap kuliah semester 5, Tapi jurusannya lupa saya," ucap Laila Faomasi.

Terkait tuntutan pidana mati terhadap kliennya, Laia mengatakan bahwa kirannya majelis hakim untuk memberikan putusan lebih ringan dari hukuman mati. Salah satu alasannya, terdakwa Amiruddin masih muda dan bukan aktor utama.

"Ada kesalahan memang. Tapi tak ada niatan Amiruddin untuk mengedarkan sabu-sabu. Dia hanya disuruh oleh Dedi Sahputra Marpaung ( bekas terpisah ) untuk menjemput mobil saja di kawasan sunggal," terangnya.



Masih kata Laia, saat itu Amiruddin langsung hendak menemui temannya Dedi Syahputra Marpaung. Tapi, imbuhnya Amirrudin saat itu bahkan belum bertemu sebelum ditangkap personel kepolisian.

Selama persidangan berlangsung, Laia Faomasi yang ditunjuk Majelis Hakim untuk mendampingi Amiruddin mendapakan keadilan mengaku menyesali ketidakhadiran orang tua Amiruddin di persidangan selama dua bulan terakhir.

"Sudah dua bulan dia ini disidangkan. Memang saat itu kakaknya pernah datang saat sidang perdana. Namun hingga dituntut amti belum pernah ada orangtuannya hadir untuk mendukung di persidangan, padahal saya ingin bertemu" ucapnya.

Selama di rutan, Laia belum mengetahui adalah kerabat Amiruddin mengunjungi ke Rutan. Tetapi, Laia berharap keluarga juga hadir memberi dukungan di persidangan.

"Paling tidak saya bisa berkonsultasi dengan orangtuannya terkait anaknya ini dan memberi dukungan di pengadilan. soalnya si Amir ini gak banyak bicara orangnnya" ucapnya.

diketahui pria berusia 24 tahun tersebut ditangkap oleh personel kepolisian Polrestabes Medan sesudah pengembangan atas tertangkapnya Dedi Sahputra dan Zulkifli alias Joel pada 25 Febuari 2018.

Saat itu, Amiruddin hendak bertemu dengan Dedi Sahputra dan Joel di seputaran kawasan Sunggal Medan. amiruddin diajak Dedi bertemu untuk kemudian menjemput mobil Avanza yang keduannya kendarai dari Langsa, Aceh.

Personel kepolisian yang saat itu telah memata-matai adannya dugaan transaksi akhirnnya menggerebek mobil tersebut. Kepolisian menemukan 14,5 Kilogram sabusabu dan 70.000 butir Ekstasi, dimana sabu-sabu lainnya terkuak saat personel kepolisian mengembangkan kasus sehingga di total ada 35 KG sabu-sabu ditemukan dari lokasi yang berbeda.

Pada persidangan Dedi Sahputra Marpaung di Pengadilan Negeri Medan sebelumnya, mengaku disuruh oleh seseorang bernama Amrizal (tewas dalam penangkapan) untuk mengantarkan barang haram tersebut kepada seseorang di kota Medan. Saat itu Dedi mengajak Joel berkendara bersama dimana saat bersamaan Dedi juga mengajak Amiruddin untuk menunggu di Medan.

Dedi mengaku berhutang Budi kepada Amrizal yang dia tumpangi di Aceh. Sementara Joel mengaku mendapatkan uaph Rp 40 juta jika pengiriman tersebut berhasil di laksanakan.

Kini Amiruddin, Dedi Sahputra Marpaung dan Zulkifli alias Joel harus siap mendengar segala kemungkinan yang akan di putuskan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang mana sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum memohon Majelis Hakim menghukum mati mereka.


DAFTAR SEKARANG DI SITUS GIAT 4D!

Share:

Diduga Pencuri Anak, Orang Gila di Simalingkar Jadi bulan-bulanan


SITUS GIAT4D - Pencurian anak di simalingkar Kecamatan Pancurbatu yang sempat viral di Facebook mendapat komentar yang sempat viral di Facebook  mendapat komentar dari Kapolsek Pancurbatu, Kompol Paidir Chaniago.

"Tidak benar itu, itu Hoax. Perempuan itu gila dan dia bukan pencuri anak,"Katannya saat di hubungi melalui aplikasi WhatsApp, Jumat (2/11/2018).

Ia menceritakan kejadian wanita kurang waras yang diduga pelaku pencurian anak di Simalingkar Kecamatan Pancurbatu terjadi pada senin (30/10/2018) sekitar pukul 12.00 WIB lalu.

saat itu, katannya, wanita berkurang waras tersebut di antar kepala dusun Simalingkar ke Polsek Pancurbatu karena yang bersangkutan babak belur di hajar massa.

"Jadi dia dipukuli karena di kira warga Simalingkar Kecamatan Pancurbatu yang bersangkutan pencuri anak,"ujarnya.

Setelah kedatangan wanita kurang waras itu ke Polsek Pancurbatu, kata Faidir, pihaknya langsung menyuruh penyidik untuk melakukan pemeriksaan. "Saat diperiksa dia selalu menjawab ngelantur. Dan setiap omongan yang keluar dari wanita itu tidak sesuai dengan yang ditanya,"Katannya.

Dikatakan faidir, awalnya perempuan berkulit sawo matang ini dengan kebetulan datang ke tempat bermain anak yang berada di Simalingkar, Kecamatan Patumbak. Karena kehadirannya dirinya, warga yang melihat langsung mengatakan bahwa perempuan tersebut sedang melihat anak-anak yang bermain dan nantinya akan dicuri.

"Karena informasi tersebut makannya wanita itu langsung di pukuli sampai babak belur. kan kasihan. Dia yang jadi korban di sini,"Ujarnya seraya menyatakan wanita tersebut belum melakukan apa apa dan langsung di hajar massa.

Dikatakan Paidir, secara fisik dan Psikologis menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak normal.

Siang tadi, kata Kapolsek Pancurbatu, pihaknya sudah memanggil kepala desa dan kepala dusun serta penyidik dan menyatakan kalau wanita tersebut bukan pencuri anak yang sedang booming di sosmed.

Orang nomor satu di Polsek Pancurbatu ini, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Simalingkar, Kecamatan Pancurbatu yang akan membawa wanita ini ke rumah sakit jiwa dengan jaminan kepala desa dan kepala dusun.

"Kita pastikan wanita ini memang gila. Karena saat ditanyak yang bersangkutan tidak nyambung," Ujarmya.

Ia berharap kepada masyarakat jangan takut dan cemas. "Kalau ada melihat pergerakan yang kurang seusai, sebaiknya jangan main hakim sendiri. Kroscek terlebih dahulu," Ujarnnya.


DAFTAR SEKARANG DI SITUS GIAT 4D!


Share:

DAFTAR SEKARANG DI SITUS GIAT 4D!

KLASEMEN BOLA

Arsip Blog

Recent Posts